Selama Allah Menjadi Yang Pertama Dalam Hati, Maka Kehilangan Apapun Tidak Akan Menjadi Berarti




Selama Allah menjadi yang utama dan pertama dalam hati, maka kehilangan apa saja tidak akan menjadi berarti, termasuk orang yang disemogakan dalam doapun.

Tapi bukan ia yang tak menangis saat apa yang menjadi milik hilang, dan bukan ia yang tak resah saat apa yang sudah dekat dalam diri menjauh, tetapi ia yang cepat sadar bahwa segala sesuatunya adalah yang terbaik menurut Allah.

Jangan Risau Saat Yang Diharapkan Tiba-Tiba Allah Peruntukkan Pada Orang Lain, Karena Semua Itu Adalah Terbaik Untukmu

Maka, jangan risau saat yang diharapkan tiba-tiba Allah peruntukkan pada orang lain, karena semua itu adalah terbaik untukmu. Tak jadi masalah ia pergi darimu saat ini, sebab Allah memang sudah hadiahkan yang pantas untukmu.

Dan ketika ada yang menanyakanmu kenapa dia tidak menikahimu? sederhana, karena jodohmu bukan dia, jawablah dengan tegas pertanyaan-pertanyaan mereka dengan penuh keyakinan kepada Allah, agar hatimu terus menyadari bahwa jodoh terbaik masih Allah simpan dengan baik.

Kenapa Dia Menikahi Orang Lain? Sederhana, Karena Ada Seseorang Yang Lebih Tepat Untukmu Meski Akan Datang Lebih Lambat

Dan ketika ada yang berkata kenapa dia menikahi orang lain? Sederhana, karena ada seseorang yang lebih tepat untukmu meski akan datang lebih lambat, jangan risaukan pertanyaan mereka.

Sebab mereka hanya melihat yang nampak baik, sedangkan Allah selalu tahu yang terbaik untukmu seperti apa, maka bersabarlah menunggu yang pasti, meski yang telah diyakini baik tiba-tiba jauh dari jangkauan hati.

Kenapa Kamu Sedih Dan Patah Hati? Sederhana, Karena Kamu Manusia Yang Allah Ciptakan Dengan Akal Dan Pikiran

Dan saat orang lain bertanya kenapa kamu sedih dan patah hati? Sederhana, karena kamu adalah manusia, dan mustahil jika kita sebagai manusia tak pernah sedikitpun merasa bergetar saat menagalami kehilangan.

Namun saat Allah sudah kita tempatkan pertama dalam hati, maka rasa bergetar karena risau takkan membuat kita berpaling dari meyakini takdir Allah adalah yang terbaik.

Lantas Bolehkah Kamu Marah Dan Mengutuk Dunia? Silahkan Saja. Tapi Ingat Semua Itu Tidak Menambah Apa-Apa Kecuali Sesak Dan Sakit Dalam Dada

Lantas bolehkah kamu marah dan mengutuk dunia? Silahkan saja. Tapi ingat semua itu tidak menambah apa-apa kecuali sesak dan sakit dalam dada, menagapa demikian?

Karena sikap diri yang selalu menyalahkan keadaan dan mempertanyakan takdir Allah akan semakin membuatmu gelisah, sebab hati yang tak bisa terkendali dengan berprasangka baik pada ketentuan Allah.

Sungguh Yang Hilang Hanya Satu, Sedangkan Sisanya Masih Tetap Sama. Kamu Masih Punya Keluarga, Teman, Dan Sahabat

Dan ingatlah sungguh yang hilang hanya satu, sedangkan sisanya masih tetap sama. Kamu masih punya keluarga, teman, dan sahabat yang selalu setia mendampingimu.

Lalu, menagapa saat Allah tidak takdirkan kamu bersamanya kamu merasa begitu khawatir dan gelisah, sedangkan Allah nyata-nyata sudah menjanjikanmu yang lebih baik, dan terlebih lagi kamu tidak kehilangan Allah bukan?


Sumber : humairoh.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Selama Allah Menjadi Yang Pertama Dalam Hati, Maka Kehilangan Apapun Tidak Akan Menjadi Berarti "

Posting Komentar