Pujian Dan Hinaan Merupakan Cobaan Dan Bukti Kasih Sayang Allah Kepada Kita, Maka Maknailah Secara Bijak




Bersyukurlah wahai sahabat, jika masih ada yang memuji kalian. Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala tberarti elah menutup aib-aib kita. Ingat pula, jangan tinggi hati, tetaplah menjadi orang yang seakan-akan tak mengerti apa-apa, karena itulah sebaik-baiknya tindakan orang yang berilmu.

Dan jangan juga putus asa saat kalian dihina, sebab mungkin semua itu bukan hinaan, justru teguran agar kita lebih memperbaiki diri. Juga janganlah merasa hina saat kalian dihina, merasalah lebih hina saat kalian mengingat dosa-dosa kalian.

Wahai Kawan, Dunia Ini Keras, Dunia Ini Singkat, Maka Janganlah Merasa Tinggi Saat Dipuji

Wahai kawan, dunia ini keras, dunia ini singkat, maka janganlah merasa tinggi saat mendapat pujian dari hamba yang lainnya. Karena kelebihan yang kita miliki adalah titipan dari Allah, dan kehebatan yang diagungkan oleh mereka adalah bentuk keagungan Allah yang dengan murahnya Allah pinjamkan kepada kita.

Janganlah Merasa Rendah Saat Dihina, Tetapi Merasalah Lapang Dada Dengan Semuanya

Dan janganlah merasa rendah hati saat dihina, tetapi merasalah lapang dada dengan semuanya, sebab apa? Sebab untuk apa kita marah, toh kita memang pada dasarnya bukan siapa-siapa dan tidak pula memiliki apa-apa didunia ini.

Jadi, saat mereka menghina kekurangan kita, hal itu mungkin karena Allah ingin memberitahu kita untuk mengoreksi keadaan hati yang tengah bermasalah, maka berprasangkalah baik saat orang lain menghina, jangan mengumpat ataupun membalasnya dengan keburukan.

Belajarlah  memaknai segala sesuatunya dengan bijak, sebab tak ada ruginya kita hanya berlapang dada dengan semua hinaan mereka, malaahan derajat kita akan naik dihadapan Allah, sebab sifat sabar yang kita lakukan.

Berbijaksanalah Memaknai Kedua-duanya, Jangan Sampai Kita Terkecoh Melupakan Kekuasaan Allah

Berbijaksanalah memaknai kedua-duanya, jangan sampai kita terkecoh melupakan kekuasaan Allah, sebab bila dipikir hanya sekilas semuanya nampak melenakan nafsu. Buktinya saat dipuji kita merasa senang, dan ketika dihina kita merasa amarah, padahal keduanya adalah cobaan dari Allah, dan tugas kita adalah harus waspada dengan terus bijkasana menjaga hati.

Anggaplah Pujian Adalah Cobaan, Cobaan Agar Kita Tetap Rendah Hati Saat Merasa Sangat Bahagia

Serta saat mendapat pujian, anggaplah pujian adalah cobaan dari Allah, cobaan agar kita tetap rendah hati saat merasa sangat bahagia ketika sedang dijunjung tinggi. Sebab, tak sedikit dari kita yang melambung tinggi ketika dipuji hebat-hebatan, lalu ia melupakan kehebatan Allah yang telah dipinjamkan untuknya.

Tetapi disisi lain, pujian juga merupakan bukti kasih sayang Allah pada kita. Ya, karena Allah telah menutupi aib-aib kita, sehingga yang nampak dimata mereka hanya kelebihannya semata.

Anggaplah Hinaan Adalah Cobaan, Cobaan Agar Kita Selalu Bersabar Dan Senantiasa Memperbaiki Diri

Pula, anggaplah hinaan yang datang kepada kita adalah cobaan, cobaan agar kita selalu bersabar dan senantiasa memperbaiki diri. Sebab, disisi lain, hinaan merupakan bukti kasih sayang Allah pula kepada kita. Ya, agar kita lebih kuat dan tegar nantinya.

Jadi, kedua hal ini adalah cobaan dan bukti kasih sayang Allah pula. Yang sudah sepantasnya kalian harus bersyukur jika masih diberikan pujian ataupun hinaan dari manusia lainnya, karena itu semua adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Maka, bersyukurlah dan tetaplah rendah hati.




Sumber : humairoh.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Pujian Dan Hinaan Merupakan Cobaan Dan Bukti Kasih Sayang Allah Kepada Kita, Maka Maknailah Secara Bijak "

Posting Komentar