Kisah Pilu Korban Kecelakaan Beruntun 11 Mobil, Sekeluarga Dihantam Depan Belakang


Kecelakaan beruntun 11 mobil di Bogor menyebabkan mobil Avanza ringsek nyaris tak berbentuk

Kecelakaan beruntun 11 mobil mengejutkan publik Bogor sore kemarin. Di jam-jam macet bilangan Sholeh Iskandar, truk tangki semen curah B 9607 SCG meluncur kencang di turunan Tol BORR dan menghajar belasan mobil di depannya.

Sala satu mobil korban kecelakaan beruntun itu yakni Avanza merah B 1288 FMO. Mobil ini ringsek dan nyaris tak berbentuk. Beruntung, empat orang dewasa dan satu balita di dalamnya, selamat hanya dengan luka ringan.

Fitriani (33) berkali-kali mengucap syukur sembari memegangi pahanya yang tampak membengkak. Bersama tiga kerabat dan keponakan yang masih enam tahun, Fitriani menunggu keluarganya datang menjemput.

Warga Perumahan Citra Permata Regency Cikampek, Blok A22 No 7, Kota Baru, Kabupaten Karawang, itu duduk termangu di pelataran ruko tak jauh dari lokasi kecelakaan yang baru dialaminya.

“Tunggu keluarga dari Cikampek. Kan jauh, gak apa apa, di sini saja,” tuturnya dengan wajah meringis.

Kecelakaan beruntun di Jalan Sholeh Iskandar

Luka sayatan kaca tampak memerah di wajah, telapak tangan, hingga kaki. Serpihan beling kecil juga masih tersisa menempel di baju. Fitri, sapaan akrabnya, tak bisa duduk bersila. Kakinya tak bisa ditekuk, dan dibiarkan selonjor di ubin ruko.

Di sampingnya, Dian Mardiana (34) tampak lebih tenang ketimbang Fitri. Pun juga Raka Naraya (6) putra Dian, sudah lebih tenang ketika diajak bicara pewarta.

“Saya duduk depan, samping sopir. Saya ikut kejepit. Kami paling parah,” kata dia.

Kepada Radar Bogor, Fitri menuturkan, ia bersama kerabatnya itu, dari Cikampek dalam perjalanan menuju kediaman keluarga di Cimanggu, Kota Bogor. Sama seperti korban lain, kendaraan mereka yang disopiri Budi (34), terjebak macet di turunan Tol BORR kawasan Sholeh Iskandar.

“Tiba-tiba brakkk, berguling-guling, gelap mata saya, sudah saya gak selamat ini,” tuturnya.

Mobil yang ditumpanginya dihantam dari belakang dan menghantam mobil di depannya. Fitri dan kerabatnya tergenjet di dalam mobil.

“Kita-terseret-seret dari atas sampai bawah, menabrak semua di depan, terguling-guling. Untung mobil boks berhenti, truknya ketahan,” ungkapnya.

Mengingat kejadian yang menimpa sembari melihat kondisi mobilnya, Fitri nyaris tak percaya dirinya dan penumpang lain masih selamat. Untuk itu, di setiap akhir ucapannya, selalu terselip kata syukur.

Hingga pukul 17.00, belum ada keluarga mereka yang menjemput. Fitri mengaku sakit di kakinya makin terasa menyiksa. Pewarta kemudian meminta petugas untuk membantu membawanya ke rumah sakit.

Oom (52), saksi mata, hampir tak percaya Fitri dan penumpang di mobil Avanza merah B 1288 FMO bisa selamat. Dia menyaksikan langsung bagaimana kecelakaan mengerikan itu terjadi.

Oom melihat mobil pick up pengangkut ayam terguling dan menghantam seorang pedagang asongan, hingga satu per satu mobil yang terjebak macet terpental dihajar truk semen curah.

“Langsung ditabrak minggir satu-satu. Ditabrak terguling, ditabrak terguling. Ngeri deh. Gak tega lihat mobilnya. Sopirnya (Avanza yang ditumpangi Fitri) alhamdulillah seger. Ada korban pedagang dibawa ke Rumah Sakit Islam. Seperti suaranya petasan kencang,” tukasnya.




Sumber : pojoksatu.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Kisah Pilu Korban Kecelakaan Beruntun 11 Mobil, Sekeluarga Dihantam Depan Belakang "

Posting Komentar