Pertemuan Raja Salman Dengan Habib Rizieq, Ternyata Ini yang Mereka Bicarakan...




Datangnya Raja Arab ke Indonesia, rupanya tidak terlepas dari pemimpin FPI, Habib Rizieq. Pertemuan mereka dikabarkan bakal dilakukan di Bali secara tertutup, seperti yang diungkapkan kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kapita Ampera, Jumat (24/2).

Dikutip dari tribunnews,  Kendati belum dapat kabar pastinya, namun dia sudah dihubungi langsung oleh protokoler Pemerintahan Arab Saudi secara langsung untuk bertemu Raja Salman.

Kapitra malah mengklaim dia yang akan bertemu dengan Raja Salman, karena kata dia protokoler Raja Arab ada menghubungi dia. "Kalau rencana Raja Arab bertemu Habib Rizieq belum tahu," kata Kapitra Ampera seperti yang dilansir Jitunews.com.

"Malah saya nih yang rencananya bakal ketemu raja Arab. Jadi, belum lama saya dihubungi bagian protokoler Pangeran Arab Saudi. Katanya Raja mau bertemu dengan saya empat mata. Kalau benar ya bagus sekali," katanya.

namun sepertinya dia masih belum bisa memastikan kapan tepatnya pertemuan ini, karena dia hanya diminta mempersiapkan. "Saya belum tahu kapan. Baru dinyatakan kesiapan jika nanti diajak silaturahmi dengan raja. Ya saya siap lah. Kan Raja Salman pimpinan umat Islam juga," kata dia.

Dia bahkan berkata, pertemuan itu hanya bersifat pribadi, bukan dia sebagai kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia atau ulama. "Pribadi saja saya," tukas dia.

Seperti yang diketahui agenda utama kedatangan Raja Salman ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo. Selain meningkatkan hubungan diplomatis, tujuan Raja Salman juga demi meningkatkan hubungan dangang dan investasi antara kedua Negara.

Apa saja harapan Indonesia dibalik kunjungan bersejarah Raja Salman?

Berdasarkan keterangan Seskab, Selasa (21/2/2017) lalu, akan ditandatangani investasi perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, di Cilacap dengan nilai 6 miliar dollar AS, ketika Raja Salman bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan.

Selain itu, juga akan ada project lain yang akan ditandatangani, kurang lebih sebesar 1 miliar dollar AS dan project-project lainnya.

Atas semua kunjungan Raja Salman dan rombongan, Pemerintah Jokowi menargetkan komitmen investasi senilai USD 25 Miliar dolar buat Indonesia.

Terkait kerja sama di sektor energi, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Pertamina (Persero), dalam hal ini tak mau menyia-nyiakan kedatangan Raja Arab ini.



Sumber : wajibbaca

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Pertemuan Raja Salman Dengan Habib Rizieq, Ternyata Ini yang Mereka Bicarakan... "

Posting Komentar