Ustadz Felix Siauw : Islam Memang Bukan Arab, Namun Ingat Rasulullah Itu Orang Arab



Menjadi Islam bukan berarti menjadi kearab-araban, sebab menjadi kearab-araban belum tentu Islam. Tapi ingat, Rasulullah saw itu orang Arab, dan Al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab

Kita mencintai Islam, mencintai Allah dan Rasulullah saw, mencintai Al-Qur'an, karenanya kita juga mencintai bahasa Arab, karena mustahil memahami agama Islam tanpa bahasa Arab

Menjadi modern juga tidak harus kebarat-baratan, sebab barat juga belum tentu modern. Bagi Muslim, dimana ada hikmah, termasuk sains dan iptek, maka itu boleh saja diadopsi

Kita tidak membenci barat, yang kita benci kedzaliman, termasuk bila itu yang melakukan adalah barat. Kita mencintai Islam, juga barat yang memeluk Islam, Islam itu fair

Tapi yang jelas, menjadi Muslim berarti mengakui Allah sebagai Dzat satu-satunya yang layak disembah dan ditaati, artinya? Baginya tak ada hukum yang lebih layak dari hukum Allah

Konsekuensinya? Semuanya ada setelah Allah dan Rasul-Nya. Apakah itu konstitusi, apakah itu perundangan, bahkan itu hidup manusia. Sebab kita semua dari dan kembali pada Allah

Sebaliknya, bila ada yang mengaku Muslim, tapi malah menjadikan hukum Islam sebagai masalah, sebagai ancaman. Kita tanya, apakah Kitabullah dan Sunnah masih jadi rujukanmu

Ditanya agamanya jawabnya Islam, tapi hukum Islam tidak tahu, ketaatan malah sulit, belajar juga malas, tapi berkata atas dasar Islam? Yang begini lebih pantas diabaikan saja

Islam bukan Arab, sepakat, apalagi barat. Pertanyaannya, kenapa justru dijadikan kiblat untuk Islam? Supaya dikatakan modern dan moderat? Maaf kami tak termakan jebakan lama.

Ustadz Felix Siauw

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Ustadz Felix Siauw : Islam Memang Bukan Arab, Namun Ingat Rasulullah Itu Orang Arab "

Poskan Komentar