Sejarawan Ini Tegaskan Penguasa Jakarta yang Pongah Segera Tenggelam, Ini Dia Alasannya...




Gugatan warga Bukit Duri terkait penggusuran oleh Pemkot Jakarta Selatan dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (05/01). Hakim meminta Kepala Satpol PP Jakarta Selatan untuk mencabut surat peringatan satu (SP1) penggusuran di Bukit Duri.

Sejarawan JJ Rizal pun mengingatkan bahwa “wajah busuk” penguasa Jakarta semakin nyata dengan kemenangan warga Bukit Duri ini. “Sebelonnya nelayan Angke menang di pegadilan, kini warga pinggir kali Bukit Duri menang juga, wajah busuk penguasa Jakarta semakin nyata,” tegas JJ Rizal di akun Twitter ‏@JJRizal.

JJ Rizal juga memastikan bahwa penguasa Jakarta akan segera “tenggelam”. “Diombak dari laut diarus dari kali, penguasa Jakarta yang pongah segera tenggelam,” tulis @JJRizal.

Menanggapi dikabulkannya gugatan warga Bukit Duri, kuasa hukum warga, Vera Soemarwi, mengatakan Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan wajib membayar ganti rugi kepada kliennya. September 2016, Pemkot telah mengambil alih tanah itu.

“Warga berhak mendapatkan ganti rugi berupa pemulihan hak atas perumahan, pendidikan, dan pekerjaan,” ujar Vera seperti dikutip CNNIndonesia.com (05/01).

Majelis hakim, kata Vera, juga menyatakan bahwa kepemilikan surat warga atas tanah tersebut telah sesuai dengan Undang-Undang 2/2012 tentang pengadaan tanah dan Peraturan Presiden Nomor 71/2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan.

“Jadi tidak ada alasan bagi Pemkot untuk menolak memberikan ganti rugi,” ujar Vera.



Sumber : beritaislam24h.net

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Sejarawan Ini Tegaskan Penguasa Jakarta yang Pongah Segera Tenggelam, Ini Dia Alasannya... "

Posting Komentar