Jika Orang Terdekat Anda Mengalami 4 Hal Ini, Berarti Dia Mengalami KDRT. Ini Ciri-cirinya...


Hasil gambar untuk melamun

Terlepas dari status sosial, edukasi, maupun finansial, siapapun dapat menjadi korban kekerasan, baik itu dalam hubungan asmara, maupun pernikahan atau yang dikenal dengan sebutan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Menyelamatkan orang terdekat Anda dari kekerasan sangat penting untuk dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah dampak pada kehidupan dan masa depan mereka. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengerti dan mengetahui apabila teman Anda sedang menjadi korban kekerasan.

Namun harap diingat bahwa perilaku berikut dapat pula terkait pada faktor-faktor lain dan tidak dapat dianggap sebagai bukti bahwa kekerasan sedang terjadi.

Ciri dan tanda yang biasanya terjadi jika seseorang mengalami KDRT

1. Tanda-tanda emosional dari kekerasan
Tidak semua kekerasan bersifat fisik. Kekerasan emosional dapat membuat korban merasa tak berdaya, putus asa atau kehilangan harapan. Mereka mungkin berpikir bahwa mereka tidak akan keluar dari kendali pelaku kekerasan. Beberapa kekerasan emosional juga dapat membuat korban merasa tidak diinginkan dan tidak ada orang lain yang akan menyayangi mereka selain dari pelaku kekerasan.

Biasanya, korban dari kekerasan mudah mengalami kelainan mental, seperti depresi, gangguan makan atau gangguan tidur. Tidur mereka sering terganggu karena perasaan was-was yang konstan di mana mereka tidak dapat bersantai dengan penuh.

Tanda-tanda emosional dari kekerasan lainnya dapat meliputi:

Harga diri yang rendah
Terlalu sering meminta maaf atau terlalu penurut
Cemas, gelisah, atau takut secara konstan
Mengalami masalah dengan obat-obatan atau alkohol
Kehilangan ketertarikan pada kegiatan sehari-hari
Membicarakan atau mencoba bunuh diri.

Gejala ini dapat menunjukkan kondisi atau faktor lainnya, namun gejala-gejala tersebut adalah ciri-ciri utama pada korban kekerasan dalam rumah tangga yang merasa terperangkap pada hubungan yang tidak sehat.

2. Menyendiri atau mendadak pendiam
Korban kekerasan cenderung pendiam dan menarik diri dari masyarakat. Jika teman Anda mengalami perubahan pada kepribadian mereka, dari orang yang suka bersosialisasi dan periang menjadi seseorang yang mengisolasi diri sendiri, hal tersebut dapat menjadi pertanda dari kekerasan dalam rumah tangga. Teman Anda mungkin sering terlambat saat kerja atau pertemuan, atau membatalkan janji secara mendadak.

Yang lebih parah, orang tersebut mulai memutus kontak dari teman-teman dan anggota keluarga serta mengisolasi diri mereka dari orang-orang terdekat. Apabila Anda menanyakan tentang kehidupan pribadi atau pasangan mereka, mereka berusaha untuk tidak menceritakan kepada Anda atau mengelak dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja.

3. Tanda-tanda ketakutan
Walau teman Anda mungkin tidak menceritakan kekerasan, mereka mungkin menyebutkan pelaku kekerasan “moody” atau “mudah marah”. Mereka juga mungkin mengatakan bahwa pasangan mereka menjadi pemarah setelah minum alkohol, sebagai contoh. Anda mungkin melihat teman Anda merasa tidak nyaman apabila berada jauh dari rumah. Mereka kaku dan malu saat berbincang-bincang. Mereka juga merasa cemas dalam berusaha menyenangkan pasangan mereka. Kadang, apabila berada bersama dengan pelaku kekerasan, teman Anda merasa sangat ketakutan di mana ia tidak dapat bertindak atau mengambil keputusan.

4. Tanda-tanda dikendalikan
Teman Anda mungkin telah menyerahkan membiarkan hidup mereka dikontrol oleh pelaku kekerasan tersebut. Mereka takut berpergian atau mengambil keputusan tanpa izin. Jika seseorang adalah korban dari kekerasan, ia akan selalu meminta izin sebelum berpergian atau bertemu orang lain. Teman Anda mungkin menyebutkan pasangannya “sedikit cemburu” atau “sedikit posesif”.

Kendali dari pelaku juga berlaku pada aspek lainnya seperti hubungan dan keuangan. Mungkin teman Anda selalu memiliki uang yang sedikit atau tidak memiliki kendaraan pribadi. Mereka mungkin menyebutkan bahwa pasangan mereka yang mengatur keuangan dan mereka perlu memperhitungkan setiap pengeluaran. Hal ini membuat korban lebih mudah dikendalikan dan bergantung pada pelaku. Pelaku kekerasan mungkin sering menuduh korban memiliki hubungan lain.

Banyak korban kekerasan dalam rumah tangga akan menutupi atau mengelak, atau menunjukkan tanda-tanda bahwa sedang terjadi kekerasan. Namun, jika Anda menduga orang yang Anda kenal mengalami kekerasan, daftar ini dapat Anda gunakan sebagai petunjuk.



Sumber : hellosehat.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Jika Orang Terdekat Anda Mengalami 4 Hal Ini, Berarti Dia Mengalami KDRT. Ini Ciri-cirinya... "

Posting Komentar