Guru Besar Tarekat: Hai Pembela Penista Alquran Bertaubatlah, Jangan karena Duniawi Mengorbankan Aqidah


post-feature-image

Guru Besar Tarekat Naqsyabandiyah Jabal Qudis, Saidi Syekh H Ghazali An Naqsyabandiyah mengajak para tokoh, baik sebagai ulama cendikiawan muslim yang selama ini membela penista agama, Basuki Tjahaja Purnama, agar bertaubat.

Menurut Saidi Syekh H Ghazali, tidak pantas untuk membela seseorang yang sudah menghina Alquran dan ulama Islam. Jangan dengan gara-gara kehidupan duniawi, mengobarkan keimanan dan aqidah.

“Dalam salah satu acara di televisi, salah seorang oknum pengurus ormas Islam terbesar di Indonesia, dengan angkuhnya mengatakan bahwa oknum pejabat DKI Jakarta yang menista Alquran itu tidak bersalah dan malah disanjung-sanjung," Syekh H Ghazali yang dilansir Sumut Pos(Jawa Pos Group), Senin (5/12).

"Sebaliknya umat Islam khususnya para ulama yang merasa tersinggung dengan ucapan oknum gubernur nonaktif itu, malah dianggap tidak benar dan dianggap bodoh dalam menerjemahkan surah Al Maidah ayat 51. Na’zubillah!” sambungnya penuh sesal.

Ajakan bertaubat ini disampaikan Syekh Ghazali An Naqsyabandiyah saat memberikan sambutan pada acara HAUL Guru ke-14 Saidi Syekh Amir Damsar Syarif Alam (Guru Besar Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qudis), Minggu (4/12) di Pesantren Persulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qudis Tanjung Morawa, Jalan Medan-Tanjung Morawa, Medan, Sumut.

Sebelum umat Islam di Jakarta dan sejumlah daerah lainnnya telah melakukan aksi superdamai di Lapangan Monas Jakarta, pada Jumat (2/12).

Massa yang diperkirakan berjumlah jutaan itu tidak hanya memenuhi lapangan Monas, tapi juga jalan MH Thamrin hingga Bundaran HI. Pada aksi itu para umat muslim mendoakan aparat hukum dapat memproses Basuki Tjahaja Purnama sebagaimana dalam hukum yang berlaku.



Sumber : postmetro.co

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Guru Besar Tarekat: Hai Pembela Penista Alquran Bertaubatlah, Jangan karena Duniawi Mengorbankan Aqidah "

Posting Komentar