Suu Kyi Tak Mau Buka Mulut Soal Penindasan Muslim Rohingya di Negaranya



SITTWE Peraih nobel perdamaian yang juga Kanselir Myanmar, Aung San Suu Kyi mengatakan, pemerintahannya saat ini mengalami banyak masalah. Masalah utama adalah bagaimana menciptakan harmoni dan meningkatkan toleransi di masyarakat.

“Ini bukan masalah kami sendiri. Namun ini masalah yang harus diperhatikan oleh komunitas internasional,” kata Suu Kyi yang juga Menteri Luar Negeri (Menlu) Myanmar itu seperti dilansir CNN, pada Jum’at (18/11/2016).

Namun Suu Kyi dinilai tak pernah mau berkomentar mengenai isu militer yang kejam dan represif kepada warga Muslim Rohingya. Ia selalu memilih diam jika ditanya hal itu.

Pendiri Fortify Rights di Bangkok, Matthew Smith mengatakan, ia tak punya kata-kata lagi untuk menggambarkan rasa kecewanya yang luar biasa terhadap pemerintah Myanmar di bawah kepemimpinan Suu Kyi.

“Ini sangat mengecewakan, saya tak bisa berkata-kata,” tegasnya.

Pengamat Politik Myanmar dari Universitas Deakin Australia, Anthony Ware mengatakan, ia skeptis dengan kemampuan Pemerintah Myanmar untuk mengendalikan aktivitas militer Myanmar.

“Diamnya Suu Kyi merupakan tren sejak lama. Kita semua, tak pernah melihat aksi Suu Kyi untuk mengatasi kekerasan terhadap suku Rohingya. Ia selalu saja diam saja,” ujarnya. [ZA/atj]
Silahkan Bagikan Artikel ini :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Suu Kyi Tak Mau Buka Mulut Soal Penindasan Muslim Rohingya di Negaranya "

Poskan Komentar