PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Coba Bunuh Diri dengan Loncat dari Lantai 9 KPK


PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Coba Bunuh Diri dengan Loncat dari Lantai 9 KPK

Rohadi mengaku depresi menghadapi kasus yang membelitnya di KPK. Dia disangka KPK terkait 3 perkara yaitu penerimaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang.

Panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) itu mengaku sangat depresi dan beberapa kali hendak mau bunuh diri. Memang bagaimana kondisi rumah tahanan KPK yang membuat Rohadi merasa depresi?

Rumah tahanan KPK berada di lantai 9 kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Rumah tahanan KPK dibagi menjadi 2 ruangan dan berisi 6 orang. Jadi satu ruang tahanan berisi 3 orang. Kuasa hukum Rohadi, Alamsyah Hanafiah menyebut Rohadi mencoba loncat dari lantai 9 itu beberapa kali. Namun usaha itu berhasil digagalkan aparat KPK.

"Selain mau bunuh diri, ia sangat depresi. Nggak enak makan, makan sehari cuma bisa dua sendok," kata Alamsyah.

Rohadi ditangkap KPK saat menerima segepok uang dari pengacara Berthanatalia. Uang itu rencananya akan dikirim ke majelis hakim yang menangani perkara Saipul Jamil. Sebab, ada perjanjian terlarang antara Rohadi dengan Bertha dkk selaku tim kuasa hukum Saipul Jamil yaitu bisa mengatur vonis artis dangdut itu. Bahkan disebut Rohadi bekerjasama dengan ketua majelis Saipul Jamil, Ifa Sudewi.

"Rohadi sudah bertemu dokter. Dirujuk ke psikiater. Rujukannya sudah diserahkan ke penasihat hukumnya," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, Selasa (6/9/2016) membenarkan usaha bunuh diri Rohadi itu.

Rohadi sendiri menjadi pegawai di PN Jakut sejak awal 90-an. Perlahan, kekayaaanya berkembang pesat hingga kini memiliki rumah sakit, 17 mobil, proyek real estate, kapal hingga water park.
(dhn/asp)


sumber : detik.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Coba Bunuh Diri dengan Loncat dari Lantai 9 KPK "

Posting Komentar